"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
- QS. Ar-Rum : 21 -
We Are Getting Married!
Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT yang telah menciptakan makhluk-Nya secara berpasang-pasangan, Kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami
Winda
Winda Setyaningrum
Putri Ketiga dari Bapak Sunarto Mulyadi (alm) & Ibu Titah Setiyaningsih
Di awal tahun 2022, kami pertama kali berkenalan. Perjumpaan itu sederhana, namun meninggalkan kesan mendalam. Dari sekadar saling menyapa, perlahan tumbuh rasa nyaman yang membuat mereka semakin sering berkomunikasi. Dari situlah benih-benih kisah indah mulai bersemi.
2023
Memulai Pacaran
Setahun setelah saling mengenal, kami memutuskan untuk resmi berpacaran. Tahun 2023 menjadi momen penuh warna: belajar memahami satu sama lain, berbagi mimpi, serta mendukung dalam suka maupun duka. Setiap langkah bersama semakin meneguhkan keyakinan bahwa hubungan ini layak diperjuangkan.
2024
Mempertemukan Keluarga
Tahun 2024 menjadi langkah penting dalam hubungan kami. Dengan niat tulus dan keseriusan, kami saling mempertemukan kedua orang tua. Momen itu menjadi bukti bahwa kisah cinta ini bukan sekadar milik berdua, melainkan juga restu dari keluarga besar. Pertemuan hangat tersebut memperkuat keyakinan untuk melangkah ke masa depan bersama.
Juli 2025
Lamaran
Tibalah saat yang dinanti. Pada bulan Juli 2025, Bima dengan penuh keberanian menyatakan kesungguhan hatinya lewat sebuah lamaran. Dengan doa, restu, dan kebahagiaan keluarga, Winda menerimanya. Lamaran itu menjadi simbol cinta yang kian matang dan serius.
September 2025
Menikah
Dan akhirnya, di tahun 2025, perjalanan cinta itu mencapai puncaknya. Hari pernikahan pun tiba, menjadi momen sakral yang dirayakan bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat. Dalam balutan janji suci, kami berencana dan berkomitmen untuk saling menjaga dan menemani sepanjang hidup. Bukan lagi sekadar kisah cinta dua insan, melainkan sebuah awal baru dari kehidupan rumah tangga yang penuh harapan, doa, dan cinta yang akan terus tumbuh.
Wedding Gift
Do'a restu keluarga, sahabat, serta rekan-rekan semua di pernikahan kami sudah sangat cukup sebagai hadiah, tetapi jika memberi merupakan tanda kasih, kami dengan senang hati menerimanya dan tentunya semakin melengkapi kebahagiaan kami.