"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
- QS. Ar-Rum : 21 -
We Are Getting Married!
Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT yang telah menciptakan makhluk-Nya secara berpasang-pasangan, Kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami
Restanti Dyah Ausi
Putri Kedua dari Bpk Sri Wahono & Ibu Endang Rahayuningsih
"Pada akhirnya pencarianmu akan bermuara bukan pada kesempurnaan, melainkan penerimaan pada sosok yang bisa menerimamu dan juga pengingat saat taatmu luntur.
karna tak akan kau temukan sosok sempurna untuk dipilih tapi selalu ada sosok yang layak diterima."
Tanpa rencana, tanpa intensi hanya sebuah pesan singkat di BBM Messenger yang membuka jalan.
Kami bertemu di masa SMA, saat dunia kami masih penuh kesibukan dan mimpi remaja. Ia yang tak pernah online, tiba-tiba hadir dan menyapa. Percakapan itu hanya berlangsung beberapa menit, lalu hening panjang. Tapi sejak saat itu, ada rasa yang tumbuh perlahan.
Hingga akhirnya, kami bertemu di sebuah kafe kecil dan sepakat untuk saling berkomitmen. Bukan karena segalanya mudah, tapi karena kami percaya pada rasa yang layak diperjuangkan.
Bertunangan
Janji yang Diteguhkan oleh Waktu
Kami tumbuh bersama, bukan hanya dalam cinta, tapi dalam kesetiaan yang diuji waktu.
Delapan tahun kami berjalan beriringan. Melewati tawa, diam dan lelah. Tapi tak satu pun menghapus keyakinan kami.
Ia datang menemui keluargaku, membawa keseriusan yang selama ini tumbuh dalam diam. Sebuah langkah yang meneguhkan: bahwa cinta kami bukan sekadar rasa, tapi janji.
Kami percaya, waktu yang panjang ini bukanlah sia-sia. Ia adalah fondasi dari cinta yang dewasa, yang siap melangkah ke jenjang yang lebih sakral.
Menuju Pernikahan
Janji yang Kini Menemukan Rumahnya
Sembilan tahun berlalu, dan kini kami berdiri di ambang hari yang paling kami tunggu, pernikahan kami.
Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun kami lalui dengan sabar dan cinta yang tak pernah padam.
Bahkan jika kami punya sembilan nyawa, kami tetap akan memilih satu sama lain.
Akhirnya, kami menemukan titik terbaik menuju jalan terbaik: hidup berdua, selamanya.
Untuk hari ini, esok, dan seterusnya.
Wedding Gift
Do'a restu keluarga, sahabat, serta rekan-rekan semua di pernikahan kami sudah sangat cukup sebagai hadiah, tetapi jika memberi merupakan tanda kasih, kami dengan senang hati menerimanya dan tentunya semakin melengkapi kebahagiaan kami.