Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’alaa yang telah menjadikan hamba-Nya hidup berpasang-pasangan. Dengan memohon ridho, rahmat, dan berkah-Nya, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu dan Saudara/i dalam acara pernikahan kami.
“Dari ruang kelas hingga pelaminan dari catatan tesis hingga catatan pernikahan kami percaya setiap kisah punya waktunya, dan inilah waktu kami.”
Our Story
Semua ini berawal di April 2022, di sebuah kelas perkuliahan. Saat itu fokus kami bukan mencari pasangan tetapi untuk melanjutkan studi yang saat itu sedang kami tempuh. Siapa sangka, di tengah tumpukan jurnal dan deadline tugas justru hadir seseorang yang membuat hari-hari terasa lebih menyenangkan.
Di bulan Desember 2022, kami sepakat untuk tidak terburu-buru. Pendidikan harus diselesaikan terlebih dahulu karena bagaimanapun itu adalah tujuan awal kami. Maka hubungan ini berjalan perlahan, tenang, tapi pasti. Hingga akhirnya Mei 2024, perjuangan itu terbayar lunas. Toga resmi kami kenakan dan yang lebih penting untuk pertama kalinya kedua orangtua kami bertemu. Suasana sederhana tapi hangat dan entah kenapa terasa seperti awal dari sesuatu yang besar.
Waktu pun berjalan hingga pada tanggal 16 Februari 2025, dengan penuh rasa syukur kami mengikat janji dalam sebuah prosesi lamaran. Hari itu menjadi langkah serius kami untuk menata masa depan yang dulu hanya sempat jadi obrolan kecil di sela-sela perkuliahan kami.
Dan kini, setelah perjalanan panjang dari bangku kuliah dengan berbagai macam lika liku kehidupan dan cobaan yang kami hadapi untuk menuju ke hari bahagia yang sangat kami nantikan. Kami percaya setiap langkah kami hingga di titik ini bukan semata karena usaha kami sendiri melainkan juga karena doa dan restu dari orang-orang yang kami cintai. Maka di hari bahagia kami nanti pada 12 Oktober 2025, kami mohon kehadiran dan doa tulus dari Bapak/Ibu/Saudara/I sekalian agar perjalanan baru yang kami mulai ini senantiasa diberkahi, diridhoi Allah SWT serta dipenuhi cinta dan dilimpahi kebahagiaan hingga akhir hayat.
“Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkati mereka berdua dan kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka, menjadikannya pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat.”
(Doa Nabi Muhammad SAW, pada pernikahan putrinya Fatimah Azzahra dengan Ali Bin Abi Thalib)