Berawal dari sebuah perkenalan sederhana melalui media sosial—sebuah cara yang kini lazim bagi generasi masa kini untuk saling mengenal. Bagi kami, perkenalan tersebut terasa begitu singkat untuk sampai pada sebuah kata bernama “komitmen”. Keraguan pun sempat hadir, hingga beberapa kali penolakan terjadi, karena pada masa itu bagiku pendewasaan masih menjadi perjalanan yang panjang.
Namun, rasanya tak perlu menoleh terlalu jauh ke belakang. Cukup dengan melihat langkah-langkah kecil yang dijalani dengan penuh ketulusan dan konsistensi, yang perlahan menumbuhkan keyakinan hingga akhirnya kata “Ya” terucap.
Kami percaya, Tuhan menghadirkan kami bukan agar berjalan sendiri-sendiri, melainkan untuk saling membersamai—belajar, bertumbuh, dan menapaki perjalanan pendewasaan dalam satu perahu yang sama, menuju masa depan yang kami doakan bersama.