LOVE
STORY
– Talking Stage –
Awalnya, hubungan kami dimulai dari obrolan seputar pekerjaan. Aku (🧕🏻) cuma ingin belajar tentang automation, tapi entah kenapa dia (🧔♂️) selalu punya alasan untuk ngajak diskusi. Katanya sih buat kerjaan, tapi kok intens banget? Dari situ, percakapan kami terus berlanjut, makin sering, makin seru, dan makin jauh dari urusan kerja.
– Bonding Phase –
Lama-lama, aku sadar dia ini suka modus ngajak meeting terus. Tapi kalau ditanya, jawabannya selalu “ini serius buat kerjaan.” Tapi apakah benarrr hanya untuk pekerjaan? Hahahaha. Dari yang awalnya cuma bahas pekerjaan, tiba-tiba obrolan jadi lebih personal. Ada sesuatu yang pelan-pelan berubah, tapi kami masih pura-pura nggak sadar.
– Meet-Up Stage –
Sampai akhirnya, aku ada rencana refreshing dan nanya “must visit place” di Malang ke dia. Saat itu ada 2 opsi, antara ke Malang/Kawah Ijen. Dia nawarin “Ke Malang aja, ntar tak ajak jalan2” Hahahaha yap akhirnya aku ke Malang.
– Playful Connection –
Setiap hari, ada aja alasan buat saling balas komentar atau ngechat duluan. Aku mulai ngeh kalau dia memang sering cari-cari celah buat ngobrol, dan jujur aja, aku juga nyaman sih chattan sama dia. Hubungan kami makin ringan dan penuh candaan, tapi di balik itu, ada sesuatu yang lebih dari sekadar bercanda.
– Officializing Stage –
Sampai akhirnya, di Paralayang, dia tiba-tiba ngomong serius. Aku kira dia cuma nostalgia soal gimana kami pertama kenal, ternyata ujung-ujungnya… dia nembak! Katanya, daripada aku terus-terusan disakitin, mending sama dia aja. Aku kaget, tapi juga ketawa, karena ini menjelaskan kenapa dia begitu ngotot ngajak ke Paralayang hari itu, tempat para fakboi di Malang hahaha. Then we committed to each other on February 22, 2024
– Engagement Phase –
Beberapa bulan setelah itu, tiba-tiba dia bilang, “24 November aku ke rumahmu ya sama keluargaku, mau ngelamar.” HAH??? Nggak nyangka kalau semuanya bakal secepat ini. Tapi aku tahu dia serius. Ok, we are officially engaged
– Countdown to the Big Day –
Dan sekarang, kami tinggal menghitung hari menuju pernikahan. Semua persiapan sudah berjalan, dan rasa deg-degan mulai muncul. Dulu, siapa sangka obrolan tentang automation ini bakal membawa kami sampai ke titik ini?
Perjalanan ini penuh dengan kejutan, tawa, dan momen-momen nggak terduga. Tapi satu hal yang pasti: dari awal sampai sekarang, kami sama-sama tahu kalau ini bukan sekadar kebetulan. Ini adalah kisah dua hati yang akhirnya menemukan rumahnya sendiri. 💍✨
RSVP
& Send Prayers