“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”
(QS. Ar-Rum: 21)
Atas nama cinta yang ditulis oleh Allah,
kami percaya bahwa setiap pertemuan memiliki waktunya, dan setiap perpisahan pun punya makna. Kadang, Allah memisahkan bukan untuk mengakhiri, tetapi untuk mempertemukan kembali di waktu terbaik.
Tahun 2017, kami pertama kali dipertemukan melalui BBM. Obrolan singkat menumbuhkan rasa, namun takdir membawa kami pada pilihan masing-masing, hingga delapan tahun berlalu dengan jalan yang berbeda.
Waktu berlalu, doa-doa tetap berbisik dalam diam, hingga akhirnya di tahun 2025, Allah mempertemukan kami kembali dengan hati yang lebih tenang, dan niat yang lebih suci.
Pada November 2025, ia datang melamarku bersama keluarganya , membawa harapan untuk menyempurnakan separuh agama.
Bismillah, Kami memilih 11 Januari 2026 untuk mengikat janji suci dengan memulai perjalanan sebagai pasangan halal yang semoga selalu berada dalam lindungan dan rahmat-Nya. Kami yakin, jika dua hati saling menjaga dan mendoakan, maka Allah akan satukan di waktu yang paling indah. Kini kami melangkah bersama, bukan hanya untuk saling memiliki, tetapi untuk menyempurnakan separuh agama dan menggapai ridha-Nya. Sebagimana yang pernah dikatakan Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu.”
